KANG FARHAN, JANGAN LUPAKAN KANG ERWIN! WAKETUM DPN PERADI H. YOVIE MEGANANDA SANTOSA: MENANG BERSAMA, MEMERINTAH JUGA HARUS BERSAMA!
Breaking news

KANG FARHAN, JANGAN LUPAKAN KANG ERWIN! WAKETUM DPN PERADI H. YOVIE MEGANANDA SANTOSA: MENANG BERSAMA, MEMERINTAH JUGA HARUS BERSAMA!

November 05, 2026 • 2 min read
CMS Profile
Published on November 05, 2026
Last updated: Nov 05, 2026
KANG FARHAN, JANGAN LUPAKAN KANG ERWIN! WAKETUM DPN PERADI H. YOVIE MEGANANDA SANTOSA: MENANG BERSAMA, MEMERINTAH JUGA HARUS BERSAMA!

KANG FARHAN, JANGAN LUPAKAN KANG ERWIN! WAKETUM DPN PERADI H. YOVIE MEGANANDA SANTOSA: MENANG BERSAMA, MEMERINTAH JUGA HARUS BERSAMA!

Yovie Megananda Santosa sampaikan pesan terbuka untuk Wali Kota Farhan: Menang bersama, memerintah juga harus bersama.
BANDUNG, 05 NOVEMBER 2026 — Di tengah hiruk-pikuk pemberitaan mengenai renggangnya hubungan di puncak kepemimpinan Kota Bandung, sebuah pesan sejuk yang mengedepankan solusi dan sinergitas disuarakan oleh kalangan praktisi hukum senior di Jawa Barat. Sinergi antara Muhammad Farhan dan Erwin dinilai menjadi kunci mutlak bagi masa depan pembangunan Kota Kembang.
Wakil Ketua Umum DPN PERADI, H. Yovie Megananda Santosa, S.H., M.Si., menyampaikan sebuah pesan terbuka yang bersifat konstruktif khusus ditujukan kepada Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Yovie mengajak Farhan untuk merangkul kembali Erwin sebagai mitra dwitunggal yang sah.
Yovie memandang, perbedaan pendapat atau penyumbatan jalur komunikasi di tengah jalan adalah hal yang lumrah dalam dinamika politik, namun hal tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut hingga merugikan kepentingan masyarakat luas.
"Kang Farhan, saya menghormati kedudukan dan kewenangan Akang sebagai Wali Kota Bandung. Tetapi saya juga ingin mengingatkan bahwa Kang Erwin bukan orang luar dalam pemerintahan ini. Beliau adalah Wakil Wali Kota yang dipilih rakyat bersama Akang," pesan Yovie secara tulus dan simpatik dari Bandung.
Rekonsiliasi Secepatnya Demi Kelancaran Pelayanan Publik
Menurut Yovie, langkah terbaik untuk mengakhiri polemik ini adalah dengan melakukan tabayun atau duduk bersama guna menyelaraskan kembali visi-misi pembangunan daerah yang sempat tersendat.
Tiga Langkah Strategis Mengembalikan Kemitraan Harmonis
Yovie mengusulkan beberapa langkah taktis yang bisa diambil oleh kedua pemimpin daerah ini, antara lain:
  1. Duduk Bersama Secara Kekeluargaan: Menyelesaikan segala bentuk sumbatan komunikasi personal di luar formalitas protokoler.
  2. Perjelas Regulasi Pembagian Tugas: Menuangkan kembali pembagian kerja secara tertulis dan detail berdasarkan potensi serta keahlian masing-masing tokoh.
  3. Sambungkan Jalur Koordinasi Birokrasi: Memastikan seluruh kepala dinas dan OPD menerima sinyal bahwa kepemimpinan eksekutif dalam kondisi solid dan satu suara.
"Kalau ada persoalan, duduklah bersama. Kalau ada pembagian tugas yang belum jelas, perjelas. Kalau ada komunikasi yang terputus, sambungkan kembali. Jangan biarkan masyarakat bertanya-tanya mengapa dua pemimpin yang dahulu begitu kompak memperjuangkan kemenangan kini terlihat kesulitan membangun kebersamaan," imbau Yovie.
Membangun Warisan Kepemimpinan yang Hebat
Yovie menutup pandangannya dengan mengingatkan bahwa ukuran kesuksesan kepemimpinan Farhan-Erwin tidak hanya dilihat dari keberhasilan memenangkan kontestasi politik, melainkan dari warisan pembangunan (legacy) yang mereka tinggalkan untuk generasi masa depan Kota Bandung.(red)

 

 

 


Related Articles

Chat with us on WhatsApp