E. ARITONANG ALEXANDER, S.H., M.H. (KETUA DPC PERADI BANDUNG RAYA): HARI KEBANGKITAN NASIONAL SEBAGAI MOMENTUM PERSATUAN UNTUK MEWUJUDKAN INDONESIA YANG KUAT, ADIL, DAN BERMARTABAT
Nasional

E. ARITONANG ALEXANDER, S.H., M.H. (KETUA DPC PERADI BANDUNG RAYA): HARI KEBANGKITAN NASIONAL SEBAGAI MOMENTUM PERSATUAN UNTUK MEWUJUDKAN INDONESIA YANG KUAT, ADIL, DAN BERMARTABAT

May 20, 2026 2 min read
CMS Profile
Published on May 20, 2026
Last updated: May 20, 2026
E. ARITONANG ALEXANDER, S.H., M.H. (KETUA DPC PERADI BANDUNG RAYA): HARI KEBANGKITAN NASIONAL SEBAGAI MOMENTUM PERSATUAN UNTUK MEWUJUDKAN INDONESIA YANG KUAT, ADIL, DAN BERMARTABAT

E. ARITONANG ALEXANDER, S.H., M.H. (KETUA DPC PERADI BANDUNG RAYA): HARI KEBANGKITAN NASIONAL SEBAGAI MOMENTUM PERSATUAN UNTUK MEWUJUDKAN INDONESIA YANG KUAT, ADIL, DAN BERMARTABAT

Menjadikan Nilai Sejarah Sebagai Landasan Semangat Pengabdian Dan Kontribusi Konstruktif Bagi Bangsa

DPC PERADI BANDUNG RAYA – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional pada tanggal 20 Mei bukanlah sekadar upacara seremonial untuk mengenang berdirinya organisasi pergerakan nasional Boedi Oetomo pada tahun 1908. Lebih dari itu, momentum ini merupakan panggilan moral bagi segenap komponen bangsa untuk menghidupkan kembali semangat persatuan dalam rangka kemajuan bersama. Hal tersebut dikemukakan oleh E. Aritonang Alexander, S.H., M.H., Ketua DPC Peradi Bandung Raya.

 

Makna Esensial Kebangkitan Bangsa

 

Menurut pemangku jabatan di organisasi profesi hukum ini, makna kebangkitan harus diimplementasikan dalam bentuk tindakan nyata, bukan hanya sebatas kenangan sejarah.

 

“Kebangkitan bangsa bukan hanya berkaitan dengan upaya mengenang peristiwa masa lampau, melainkan menyalakan kembali semangat untuk terus bergerak maju, memperkokoh persatuan, serta memberikan kontribusi yang nyata bagi kemajuan Indonesia ke arah yang lebih baik,” tegasnya di Bandung, Rabu (20/5/2026).

 

Beliau menegaskan bahwa perjuangan di era kontemporer diwujudkan melalui upaya menjaga keutuhan bangsa serta menolak segala bentuk perpecahan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

 

Persatuan Dan Integritas Sebagai Fondasi Kemajuan

 

Lebih lanjut, beliau mengemukakan bahwa kemajuan suatu negara tidak akan tercapai tanpa landasan yang kokoh berupa persatuan dan integritas yang terpelihara.

 

“Momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat bahwa kemajuan lahir dari persatuan yang utuh, integritas yang terjaga, serta komitmen yang sungguh-sungguh dalam membangun negara demi terwujudnya masa depan yang lebih kuat dan bermartabat,” tambahnya.

 

Bagi insan profesi hukum, peringatan ini menjadi pengingat untuk senantiasa melaksanakan tugas secara profesional, menjunjung tinggi prinsip keadilan, serta mengabdi kepada masyarakat dan negara dengan penuh tanggung jawab.

 

Seruan Untuk Bangkit Secara Kolektif

 

Pada bagian penutup pernyataannya, E. Aritonang Alexander mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menumbuhkan semangat perjuangan, etos kerja profesional, dan jiwa pengabdian demi terwujudnya Indonesia yang maju dan sejahtera.

 

“Bangkit Bersama, Wujudkan Indonesia Kuat, Adil, dan Bermartabat.”

 

Dirgahayu Hari Kebangkitan Nasional

20 Mei 2026.(red)

Related Articles